Cerita Sex The Twin Sisters

207 views

cerita sex

Perkenalkan nama saya Joe,
umur sekarang 21 th, orang
biasa manggil saya Irvan,
tampang saya sebenarnya sih
biasa-biasa saja bisa dibilang
cukup pendek malah tetapi
mungkin saya sudah punya
bakat alam untuk merayu
cewek, mungkin ini juga salah
satu pengaruh karakter saya
yg cenderung sanguinis, mudah
bergaul. Pegalaman sex saya
ga bisa dibilang banyak, cuma
pernah main sama mantan
pacar saya aja. Kali ini saya
mau cerita salah satu
pengalaman sex saya dengan 2
kakak senior saya di
perguruan tinggi.
Ceritanyan bermula ketika
saya mulai masuk perguruan
tinggi pada saat OSPEK. Waktu
itu salah satu senior yg
menjadi mentor saya adalah
seorang cewek cakep banget,
body nya ok banget tuh,
rambutnya panjang dan
dikuncir dibelakang. Orangnya
sering pake baju yang rada
ketat jadi bodynya yang indah
itu dapat kulihat, ingin rasanya
tenggelam dalam pelukannya.
Diam-diam sewaktu dia pulang
saya buntutin dia biar tahu di
mana rumahnya, ternyata
rumahnya itu tidak terlalu jauh
dari rumah kost saya, dan
yang membuat saya lebih
kaget adalah yang
membukakan pintu itu seorang
cewek yang mukanya juga
mirip sama dia bodynya juga
sama-sama ok, yang
membedakan hanya model
rambutnya, cewek yang
membukakan pintu itu
rambutnya hanya sebahu lebih
dan tidak dikuncir, saya pikir
mereka ini pasti saudara
kembar. Besoknya hari terakhir
OSPEK saya sengaja minta
tanda tangan ke dia sambil
sekalian kenalan sama dia.
Sesudah dia kasih tanda
tangan saya tanya namanya,
namanya Susanti, dan gak lupa
juga saya tanyain dia
“Eh, omong2 kemarin saya lagi
lewat rumah lu saya juga ga
sengaja liat satu cewe yang
ngebukain pintu buat lu,
wajahnya kok sama kamu sama
sih, punya saudara kembar ya,
ci, tapi kok sekarang orangnya
ga keliatan sih?”
“Ooo, jadi kamu juga udah
melihat si Susanna nih, wah ga
seru nih lu jadi ga ketipu dong
kalo saya kibulin..!”.
Kami pun bercanda dan
mengobrol. Sejak saat itu kami
pun mulai akrab saya juga
udah mengenal kembarannya
yang bernama Susanna yang
lebih tua beberapa menit dari
Susanti.
Mereka lebih tua 1 tahun dari
saya dan 2 angkatan di atas
saya. Saya sering pergi ke
rumah mereka yang kebetulan
ga terlalu jauh dari kampus,
saya ngerasa ada sedikit hati
sama Susanti karena kalo
ngobrol lebih klop rasanya.
Mereka pun sering ke kost
saya dan saya kenalin sama
temen kost lainnya. Setelah
beberapa bulan kira-kira pukul
3 siang mereka datang ke
kost saya. Mereka bilang mau
pinjam komputer buat ngetik
soalnya komputer dirumah
mereka lagi rusak katanya.
Saya pun mempersilakan
mereka masuk ke kamarku
yang juga ruang kerjaku.
Sementara Susanti sibuk
mengetik, saya ngobrol sama
Susanna, ternyata nih anak
rada2 gendeng juga,
obrolannya kadang-kadang
suka nyerempet-nyerempet ke
arah seks segala, beda dari
adiknya yang sedikit tenang.
Dia juga sibuk melihat majalah-
majalahku.Memek pink abg
“Wah, ga seru nih kok majalah
komputer sama sport semua
nih ” katanya.
Tanpa kusadari dia menemukan
VCD blue yang saya sembunyiin
antara halaman majalah.
“Wah ketahuan nih, bandel yah,
sembunyiin barang kaya ginian”
Wajah saya agak malu apalagi
pas ketangkep basah di depan
Susanti, cewek yang saya suka
itu. Sebenarnya itu film lama
dan saya juga udah bosen
ngeliatnya, makannya saya
sembunyiin aja di sembarang
tempat.
“Wah boleh juga nih, saya juga
udah lama ga liat lagi yang
kaya gini, stel dong Van, boleh
ga?”
“Wah, itu kan si Santi lagi
sibuk, komputernya lagi dipake
tuh”
“Ini bentar lagi selesai kok
tinggal di save aja nih” jawab
Susanti.
Saya rada heran ngedenger
jawaban Susanti, “Wah, ini kan
film ga baik Ti, masa lu mau
liat juga nih” jawab saya.
“Saya belum pernah liat tuh,
sekali-sekali kan saya juga
pengen tau kaya apa sih film
yang bisa bikin laki-laki tergila-
gila tuh, ya ga Van”.
Tidak lama kemudian Susanti
berkata, “udah nih Van, udah
saya save lagi, mana dong
janjinya, stel dong VCD nya.
Mumpung masih belum terlalu
malem nih”.
“Iya, kita cewe juga boleh dong
ngeliat, bukan cowok aja dong,
kan emansipasi nih” Susanna
menambahkan.
Akhirnya saya terpaksa
mengalah setelah didesak
mereka berdua dan menyetel
VCD porno itu dan kami
menontonnya. Kami duduk di
ranjang menontonnya, saya
duduk di sebelah Susanti dan
Susanna di sebelah Susanti.
Dalam film itu terlihat adegan
seorang pria sedang
menyetubuhi 2 orang wanita
secara bergantian, adegan itu
membuat nafsu seks ku
bangkit, ditambah lagi ada 2
cewek cakep di sini dan
mereka berdua juga
kelihatannya cukup terangsang
juga.
Aku mulai memberanikan diri
menggenggam tangan Susanti
dan dia juga tidak
menunjukkan reaksi menolak,
tangan saya mulai usil meraba
pahanya yg pada saat itu
cuma memakai celana pendek
kemudian saya berkata pada
Susanti, “Gimana Ti, filmnya
bagus ga?”, dia hanya
mengangguk menjawab
pertanyaanku. Entah apa yang
merasukiku saat itu tahu2tahu
tangan saya udah mulai
menyelinap ke bawah baju
kaosnya dan meraba
punggungnya yg halus dan lalu
membuka tali BH-nya ssetelah
itu tanganku mulai meraba
payudaranya yang indah, dan
saat itu dia mendesah
“Aaahh!” Susanna yang melihat
kami berdua sedang diam-diam
asik langsung berkata “Loh,
kok mainnya cuma berdua aja
sih, gak ngajak-ngajak nih!”
Selesai berkata demikian dia
langsung pindah tepat duduk
ke sebelah kiriku, jadi
sekarang saya dalam posisi
diapit 2 orang wanita.
“Wah kaya surga aja nih”, kata
saya dalam hati.
Saya lalu berkata pada Susanti
yg saat itu juga udah ga bisa
kendaliin dirinya.
“Saya buka aja yah bajunya,
Ti, biar lebih nyaman” setelah
dia memperbolehkan akupun
langsung membantunnya untuk
membukakan bajunya,
sementara itu Susanna
membantuku membuka
celanaku.Memek menggelambir tante
Saya jadi tambah horny begitu
melihat body Susanti yang lagi
polos pada saat itu, ditambah
lagi Susanna juga membuka
bajunya setelah dia
membukakan celana dalamku,
tabah ngaceng aja adik saya
deh, kini kami bertiga sudah
dalam keadaan polos bugil.
Susanti duduk disebelahku dan
saya meraba-raba
payudaranya sambil beradu
lidah dengannya, sementara
Susanna duduk belutut di
antara kedua kakiku sambil
mengemut dan menjilati adikku.
Kepalaku sudah turun ke
payudara Susanti dan saya
menjilati putingnya yg indah
berwarna merah muda itu dan
tangan ku yang satunya lagi
meraba-raba kemaluannya
yang berbulu lebat dan sudah
mulai basah itu. Susanti yang
pada saat itu sedang dimabuk
oleh nafsunya itu mendesah.
“Uhh, terus Van, terusiin, udah
mau keluar nih. Ahh..!”
Lalu Susanna berkata “Cepetan
Van, kalo Santi udah puas saya
juga mau digituin nih”.
Habis berkata dia meneruskan
menjilati adik saya. Setelah
beberapa saat saya
mempermainkan klistoris
Susanti saya mulai merasakan
keluar cairan hangat dari sana,
dan Susanti mendesah panjang
sambil memeluk erat badanku.
Di saat yang sama pula saya
mencapai kepuasan dikulum
Susanna, spermaku muncrat
membasahi muka Susanna, dan
dia menelan spermaku yang
masih tersisa, Susanti juga
berlutut ikut menjilati
spermaku yang masih
belepotan di adik saya. Tiba2
kudengar pintu kamarku
dibuka dari luar, dan yang
masuk adalah Andry, teman
kost ku yang juga roomateku.
Benar2 pada saat itu saya
kaget bagai disambar petir,
baru sadar kalo Andry juga
ternyata ada memegang kunci
kamar ini dan yang lebih tolol
lagi adalah grendel pintu lupa
kukunci.
Begitu dia masuk saya
langsung mengambil bantal
menutupi adikku, si kembar
juga kaget dan mengambil
pakaian mereka menutupi
bagian terlarang mereka,
untung pada saat itu mereka
cuma sedang menjilat adikku,
kalo sedang mengemut kan
gawat, bisa tergigit adik saya
nih. Andry yg baru masuk
menutup pintu lagi dan
terbengong beberapa detik
sambil memandangi kami yang
hanya tertutupi oleh barang
seadanya, lalu berkata
“Kalian lagi ngapain? Kok ga
ngajak2 sih?”
Belum sempat ada yang
menjawab dia sudah mendekati
Susanna dan mengambil tisu
membersihkan cipratan maniku
di wajahnya. Dan Sussana pun
tanpa diperintah dia langsung
membukakan baju Andry.
Melihat itu rasa kagetku pun
mulai pulih kembali saya
menarik Susanti duduk
dipangkuanku berhadap-
hadapan, dan kumasukkan
adikku ke dalam memeknya,
ternyata Susanti masih
perawan, terbukti ketika
kumasukkan adikku agak sulit,
akhirnya dengan sepenuh
tenaga akhirnya berhasil juga,
dan kudengar juga suara
sobekan selaput daranya
diseratai sedikit darahnya.
Lalu kugenjot tubuhnya dalam
pangkuanku, saya tambah
horny lagi waktu melihat
payudaranya yang bergoyang2
naik turun, kumainkan kedua
benda itu, lalu kubuka juga
kucir rabutnya sehingga
rambutnya tergerai panjang,
membuatnya bertambah seksi,
penampilannya mengingatkanku
pada foto model bugil Jepang,
Chisato Kawamura. Waktu itu
kulihat juga Andy sedang
melakukan anal seks dengan
Susanna. Ternyata Andry
adalah orang yang suka main
sex secara kasar, kulihat dia
sambil menggenjot Susanna,
tangannya menjambak
rambutnya dan tangan
satunya lagi meremas-remas
payudaranya.
Setelah Andry puas dengan
Susanna dia minta untuk
berganti pasangan denganku,
Saya sebenarnya agak
keberatan soalnya Susanti itu
kan gadis yang saya sukai,
tapi kulihat Susanti
mengangguk menandakan dia
setuju.
“Nggak apa-apa kok Van, ini
kan cuma permainan aja, boleh
ya”.Cerita Seks Ketagihan Legitnya Memek ABG
Saya pikir-pikir ya benar juga
akhirnya saya juga setuju aja
deh. Susanti pun meninggalkan
ku dan menuju ke Andry, saya
bergantian berjalan ke arah
Susanna, dan membaringkannya
telentang di ranjangku dan
kumasukkan adikku ke dalam
vaginanya, dia kelihatannya
sangat menikmati permainan
ini, dan kutahu bahwa Susanna
sudah tidak perawan, tapi
memeknya masih kencang,
sepertinya jarang dipakai.
Pantas saja dia kelihatannya
lebih berpengalaman waktu
oral seks sebelumnya tadi,
selain itu juga sifatnya lebih
agresif. Tapi mereka berdua
memang sama-sama enak
rasanya kok. Saya rada ga
enak juga waktu melihat
Susanti dijilat-jilati tubuhnya
oleh Andry dan sesudahnya
disetubuhi olehnya.
Yah singkat cerita akhirnya
kami berempat bermain sampai
puas, si kembar akhirnya
terbaring lemas bermandikan
keringat dan air sperma, saya
dan Andry pun sudah merasa
puas dan cukup lelah, kira-kira
jam 6 sore si kembar
berpamitan pulang, setelah
sebelumnya beres-beres dan
membersihkan diri dulu. Mereka
tidak mandi di sini karena
takut kelihatan penghuni kost
lain jangan-jangan mereka jadi
curiga, kan bakal runyam deh
jadinya.
Sekarang mereka sudah lulus
dan Susanti sudah pergi ke
luar negri mengambil S2, yang
masih tinggal cuma Susanna
yang sudah mempunyai pacar.
Aku sendiri pun sudah
mempunyai pacar sendiri.

Tags: #cerita bokep #cerita dewasa #cerita hot #cerita hot terbaru #cerita mesum #cerita ngentot #cerita pemerkosaan #cerita perselingkuhan #cerita porno #cerita seks